Rotasi Polri, AKBP Anang Hardiyanto Jadi Kapolres Sumenep

AKBP Anang Hardiyanto Kapolres Sumenep baru hasil rotasi jabatan Mabes Polri
AKBP Rivanda, S.I.K., saat disambut upacara Pedang Pora dan pengalungan bunga oleh polisi cilik di Mapolres Sumenep, Selasa (15/4/2025)

SUMENEP – Kepemimpinan Kepolisian Resor (Polres) Sumenep resmi memasuki fase baru. AKBP Anang Hardiyanto ditunjuk sebagai Kapolres Sumenep menggantikan AKBP Rivanda, S.I.K., dalam rangkaian rotasi jabatan yang dilakukan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri).

Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2781 B/XII/Kep2025 tertanggal 15 Desember 2025, yang menjadi bagian dari kebijakan penyegaran organisasi di tubuh Polri.

AKBP Anang Hardiyanto dikenal memiliki rekam jejak panjang di bidang lalu lintas. Sebelum dipercaya memimpin Polres Sumenep, ia menjabat sebagai Kepala Satuan Patroli Jalan Raya (Kasat PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Utara. Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting dalam mengelola keamanan wilayah dengan karakter geografis kompleks seperti Kabupaten Sumenep, yang terdiri dari wilayah daratan luas serta ratusan pulau berpenghuni.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kinerja dan profesionalisme institusi kepolisian.

“Rotasi jabatan adalah bagian dari dinamika organisasi. Kami berharap pejabat baru, termasuk AKBP Anang, dapat terus mengembangkan potensi dan menjaga stabilitas keamanan wilayah,” ujarnya.

Sementara itu, AKBP Rivanda yang mengakhiri masa tugasnya di Sumenep akan melanjutkan pengabdian sebagai Kapolres Blitar. Selama menjabat, ia dinilai berhasil menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif serta membangun sinergi yang kuat dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.

Prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) dijadwalkan berlangsung di Mapolda Jawa Timur. Usai sertijab, AKBP Anang Hardiyanto akan segera memulai tugasnya dengan menyiapkan strategi keamanan dan ketertiban masyarakat yang adaptif menghadapi tantangan ke depan.

Pergantian kepemimpinan di lingkungan kepolisian tidak semata-mata menjadi proses administratif, melainkan momentum untuk memperkuat manajemen keamanan, meningkatkan disiplin aparat, serta memperkokoh kepercayaan dan sinergi antara kepolisian dan masyarakat.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *