KLATEN – Polres Klaten bergerak cepat merespons keresahan warga setelah beredar video konvoi remaja membawa senjata tajam (sajam) di wilayah Karangdowo. Dalam waktu kurang dari 24 jam sejak video tersebut viral di media sosial, tim gabungan Polres Klaten dan Polsek Karangdowo berhasil mengamankan belasan remaja yang diduga terlibat.
Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Taufik Frida Mustofa, membenarkan bahwa jumlah pelaku terus bertambah seiring proses pengembangan penyelidikan. Hingga saat ini, total 14 remaja diamankan, dua di antaranya berstatus dewasa sementara sisanya masih di bawah umur.
“Total saat ini ada 14 orang yang berhasil kami amankan. Dua pelaku sudah dewasa, lainnya masih anak-anak,” ungkap AKP Taufik, Minggu (7/12/2025).
Kasus ini terungkap setelah masyarakat melaporkan keresahan mereka serta munculnya video pendek yang memperlihatkan sekelompok remaja berkonvoi menggunakan sepeda motor sambil mengacungkan senjata tajam. Rekaman tersebut diketahui terjadi di ruas Jalan Kwaron–Ringinputih, Kecamatan Karangdowo.
Dari hasil penelusuran dan identifikasi melalui video yang beredar, polisi memastikan para remaja ini tidak tergabung dalam geng tertentu. Mereka berasal dari beberapa kecamatan seperti Pedan, Ceper, Trucuk, dan Cawas.
Dalam penangkapan itu, aparat menyita sejumlah barang bukti berupa celurit serta beberapa sepeda motor yang digunakan dalam aksi konvoi bersenjata tersebut.
“Kami masih mendalami motif para remaja ini melakukan konvoi sambil membawa sajam dan menelusuri apakah ada kaitannya dengan tindak pidana lain,” ujar Taufik.
Polres Klaten mengimbau para orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anak, terutama saat berkendara dan bepergian di malam hari, demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.













