SUMENEP – Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur menggelar pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Urusan Agama (KUA) Sapeken, Kabupaten Sumenep, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan yang didampingi jajaran Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama Kabupaten Sumenep tersebut bertujuan memperkuat integritas, semangat pengabdian, serta kualitas pelayanan keagamaan bagi masyarakat di wilayah kepulauan.
Kepala Bidang Urais Kanwil Kemenag Jawa Timur, Munir, dalam arahannya meminta seluruh ASN KUA Sapeken membangun budaya kerja yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada penyelesaian tugas. Ia menekankan bahwa setiap aparatur harus menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
“Setiap ASN harus membangun budaya kerja cerdas, tuntas, dan ikhlas dalam menjalankan amanah. Keberhasilan membutuhkan pengorbanan, perjuangan, keyakinan, serta semangat yang terus terjaga. Kita dituntut bekerja sungguh-sungguh, profesional, dan bertanggung jawab,” tegas Munir.
Munir juga mengingatkan agar ASN tidak keliru memahami nilai Ikhlas Beramal dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Menurutnya, keikhlasan harus diwujudkan melalui kinerja optimal, bukan menjadi alasan untuk bekerja sekadarnya.
“Makna Ikhlas Beramal bukan berarti bekerja seadanya. Sebaliknya, ikhlas berarti memberikan hasil terbaik, menuntaskan setiap tanggung jawab, serta menjadikan pengabdian sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT,” ujarnya.
Melalui pembinaan tersebut, seluruh ASN KUA Sapeken didorong meningkatkan disiplin dan profesionalisme kerja. Upaya itu diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang prima serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kegiatan ini juga diharapkan memperkuat soliditas jajaran KUA Sapeken dalam menjaga integritas lembaga dan meningkatkan tata kelola pelayanan keagamaan, khususnya bagi masyarakat Kecamatan Sapeken dan wilayah sekitarnya.















