Sambut Rokat Desa, Puluhan Anak di Pakamban Laok Antusias Ikuti Lomba Mewarnai

Puluhan anak mengikuti lomba mewarnai Rokat Desa Pakamban Laok
Puluhan anak PAUD, TK, dan RA mengikuti lomba mewarnai sebagai rangkaian Rokat Desa Pakamban Laok 2026 di Balai Desa Pakamban Laok, Sumenep.

SUMENEP — Puluhan anak dari jenjang PAUD, TK, dan RA di Desa Pakamban Laok, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, antusias mengikuti lomba mewarnai di Balai Desa Pakamban Laok, Kamis (17/9/2026).

Panitia Karang Taruna Desa Pakamban Laok menggelar lomba tersebut sebagai bagian dari rangkaian menyambut Rokat Desa 2026. Tahun ini, panitia menggandeng mahasiswi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Annuqayah Posko 2 untuk menyukseskan kegiatan.

Sejak kegiatan dimulai, anak-anak tampak bersemangat menyelesaikan gambar yang mereka dapatkan. Mereka bebas memilih warna dan menuangkan kreativitas sesuai imajinasi masing-masing.

Penjabat (Pj) Kepala Desa Pakamban Laok Subairi Karim mengatakan, lomba mewarnai tidak sekadar menjadi hiburan bagi anak-anak. Menurutnya, aktivitas tersebut juga memberikan ruang bagi anak untuk mengembangkan kreativitas sekaligus melatih sejumlah kemampuan sejak usia dini.

“Untuk mengembangkan kreativitas, melatih keterampilan motorik halus, serta menumbuhkan rasa percaya diri anak sejak dini,” kata Subairi saat kegiatan berlangsung.

Lomba Mewarnai Latih Fokus dan Kreativitas Anak

Subairi menjelaskan, pemerintah desa bersama panitia rutin menghadirkan lomba mewarnai dalam rangkaian kegiatan tahunan Rokat Desa. Kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengekspresikan ide dan imajinasi melalui karya.

Anak-anak dapat menentukan sendiri kombinasi warna yang mereka sukai. Kebebasan tersebut membuat setiap karya memiliki karakter dan hasil yang berbeda sesuai cara pandang masing-masing peserta.

Selain mengembangkan kreativitas, kegiatan mewarnai juga melatih kemampuan anak untuk fokus dan berkonsentrasi. Mereka perlu menyelesaikan gambar dengan teliti hingga seluruh bagian yang tersedia terwarnai.

“Dengan lomba ini, anak bisa belajar menyelesaikan tugas mewarnai satu objek gambar dengan penuh perhatian,” ujarnya.

Menurut Subairi, proses tersebut sekaligus dapat membangun kemandirian anak. Peserta belajar mengambil keputusan sendiri ketika memilih warna hingga menyelesaikan gambar tanpa terlalu bergantung kepada orang lain.

“Anak belajar menyelesaikan karya sendiri tanpa bantuan orang lain,” imbuhnya.

Rokat Desa Jadi Ruang Kegiatan Anak dan Masyarakat

Pelaksanaan lomba mewarnai menjadi salah satu rangkaian kegiatan Rokat Desa Pakamban Laok 2026. Kegiatan tersebut tidak hanya melibatkan anak-anak, tetapi juga mempertemukan unsur pemuda, pemerintah desa, mahasiswa KKN, pendidik, dan masyarakat.

Kolaborasi Karang Taruna dengan mahasiswi KKN Universitas Annuqayah Posko 2 turut mendukung pelaksanaan kegiatan agar berjalan meriah dan memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkreasi.

Pemerintah Desa Pakamban Laok berharap kegiatan semacam ini dapat terus menjadi bagian dari agenda desa. Selain memeriahkan Rokat Desa, kegiatan kreatif bagi anak juga dapat menjadi sarana untuk mendukung perkembangan mereka sejak usia dini.

FALIHMEDIA.com berkomitmen memberikan berita terkini, lugas dan akurat. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan mengikuti kami di: Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *