Kalender Event 2026 Dongkrak Wisata Sumenep, Aktivitas Pariwisata dan UMKM Terus Tumbuh

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan strategi pengembangan kalender event wisata tahun 2026.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat memaparkan penguatan kalender event 2026 yang menjadi strategi utama peningkatan pariwisata daerah.

FALIHMEDIA.COM | SUMENEP – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dalam mendorong sektor pariwisata melalui penyusunan kalender event tahunan kembali menunjukkan hasil positif. Rangkaian kegiatan budaya, seni, dan ekonomi kreatif yang digelar sepanjang tahun terbukti mampu menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa kalender event bukan sekadar kumpulan agenda wisata, melainkan bagian dari strategi pembangunan ekonomi daerah.

“Setiap kegiatan yang kami masukkan ke kalender tahunan disesuaikan dengan potensi lokal, kesiapan masyarakat, serta kekuatan budaya Sumenep. Tujuannya agar wisatawan memiliki alasan untuk kembali, sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat,” ujarnya, Jumat (21/11/2025).

Fauzi menjelaskan bahwa keberlanjutan penyelenggaraan event menjadi kunci meningkatnya kepercayaan wisatawan dan pelaku industri pariwisata. Dampak langsung terlihat pada pelaku UMKM, penyedia jasa transportasi, pengelola homestay, hingga pedagang lokal yang merasakan lonjakan permintaan selama event berlangsung.

Pelaku industri pariwisata juga mengakui bahwa event berskala besar memberi efek ekonomi yang lebih merata, tidak hanya terpusat di wilayah kota, tetapi turut menggerakkan destinasi di kepulauan yang memiliki daya tarik alam kuat. Aktivitas wisatawan meningkat tajam terutama saat festival budaya dan sport tourism digelar di berbagai lokasi.

Untuk tahun 2026, Pemkab Sumenep akan memperkaya kalender event dengan konsep yang lebih variatif, ramah bagi wisatawan, dan melibatkan banyak komunitas. Fauzi optimistis Sumenep dapat memperkuat posisinya sebagai destinasi budaya dan wisata pesisir yang kompetitif di tingkat nasional.

“Ketika event dikemas dengan serius dan menonjolkan nilai budaya lokal, wisatawan akan datang dengan sendirinya,” tegasnya.

Tahun depan, Sumenep menyiapkan 110 agenda unggulan yang siap menjadi magnet baru bagi wisatawan. Pemerintah daerah berharap tren kenaikan kunjungan terus berlanjut seiring meningkatnya kreativitas masyarakat dalam menghadirkan atraksi wisata yang autentik dan berkelanjutan.

Data Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep mencatat peningkatan stabil kunjungan wisatawan dalam dua tahun terakhir. Tahun ini, lonjakan paling signifikan terjadi saat pelaksanaan event unggulan seperti Festival Musik Tong-Tong, Parade 1000 Topeng, Festival Keris, hingga atraksi maritim di Kepulauan Kangean dan Gili Iyang.

Sejak Januari hingga Oktober, tercatat 1.271.450 wisatawan domestik mengunjungi berbagai destinasi dan menikmati program wisata yang tersebar di seluruh wilayah Sumenep.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *