SUMENEP – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep terus memperluas pelaksanaan Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kali ini, Baznas meninjau sekaligus menyerahkan hasil pembangunan rumah layak huni kepada warga di Kecamatan Pragaan.
Ketua Baznas Kabupaten Sumenep, Abd. Rahman, melakukan peninjauan langsung di Desa Pakamban Laok untuk memastikan pembangunan rumah milik Sutipah telah selesai dan siap ditempati. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Baznas dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh hunian yang aman, sehat, dan layak.
Baznas tidak berhenti pada satu penerima manfaat. Lembaga tersebut juga menyiapkan pembangunan rumah layak huni bagi Saniti, warga Desa Pakamban Laok, serta Sudianto, warga Desa Kaduara Timur. Kedua program itu merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang diterima melalui layanan Call Center 112.
Baca juga: Pemkab Sumenep dan Baznas Salurkan Bantuan Rp30 Juta untuk Korban Kebakaran di Giligenting
Abd. Rahman menegaskan Baznas akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk mempercepat pengurangan jumlah rumah tidak layak huni di berbagai wilayah.
“Kewajiban Baznas adalah membantu warga miskin agar memiliki tempat tinggal yang aman, sehat, dan nyaman. Karena itu, kami akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat program rumah layak huni,” ujarnya saat serah terima rumah kepada Sutipah, Minggu (2/8/2026).
Menurutnya, masih banyak keluarga kurang mampu yang membutuhkan bantuan renovasi maupun pembangunan rumah. Karena itu, Baznas terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah agar program sosial tersebut dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
Baca juga: Rumah Hampir Roboh Kini Layak Huni, Keluarga Muhammad Shaleh Sampaikan Terima Kasih Warga Galis
Program RTLH tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik rumah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kehadiran rumah yang layak diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh anggota keluarga.
Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama Baznas berkomitmen melanjutkan program rehabilitasi rumah sepanjang 2026 dengan menyasar puluhan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di berbagai kecamatan.
Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah daerah berharap angka rumah tidak layak huni di Kabupaten Sumenep dapat terus menurun, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Baca juga: Pemkab Sumenep dan Baznas Perbaiki 66 Rumah Tidak Layak Huni Selama Semester I 2026
Sejumlah penerima manfaat mengaku bersyukur atas bantuan yang mereka terima. Mereka menilai program Rumah Layak Huni dari Baznas dan Pemerintah Kabupaten Sumenep memberikan harapan baru bagi keluarga, sekaligus menghadirkan tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman untuk menjalani kehidupan sehari-hari.
















