Wisata  

Olbhek, Wana Wisata Unggulan Kangayan yang Dipromosikan di MNV 2026

Wana wisata Olbhek Desa Jukong-jukong Kecamatan Kangayan Sumenep
Camat Kangayan Nurullah bersama Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo di stand Kecamatan Kangayan

SUMENEP – Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, memperkenalkan potensi wisata alam dan produk UMKM desa melalui gelaran Madura Night Vaganza (MNV) 2026.

Salah satu potensi yang menjadi perhatian adalah Olbhek, wana wisata yang berada di Desa Jukong-jukong. Destinasi tersebut memanfaatkan kawasan hutan Perhutani dan menawarkan suasana alam yang masih asri.

Kecamatan Kangayan sendiri memiliki karakter geografis kepulauan. Wilayah ini terdiri atas 26 pulau, dengan tiga pulau berpenghuni dan 23 pulau lainnya tidak berpenghuni.

Wilayah Kangayan juga terbagi menjadi sembilan desa dengan total garis pantai mencapai 174,27 kilometer. Kondisi tersebut membuat kawasan pesisir menjadi salah satu kekuatan utama Kecamatan Kangayan.

Olbhek Berawal dari Sumber Mata Air Alami

Nama Olbhek merujuk pada kawasan wana atau hutan tempat destinasi tersebut berada. Lokasinya berada di kawasan lahan Perhutani di Desa Jukong-jukong.

Dari pusat Kecamatan Kangayan, wisatawan dapat menuju Olbhek melalui jalur yang dikenal masyarakat sebagai Jalan Jate Lanjang. Perjalanan menuju lokasi membutuhkan waktu sekitar 20 menit.

Camat Kangayan Nurullah mengatakan akses menuju destinasi tersebut terus mengalami perbaikan. Bahkan, kendaraan berukuran besar seperti bus kini sudah dapat mencapai kawasan wisata.

“Alhamdulillah untuk menuju ke Olbhek sejak beberapa waktu kemarin sudah bisa dilalui bus, dan kondisi jalannya sudah bagus,” kata Nurullah di stan Kecamatan Kangayan, Minggu (30/8/2026).

Olbhek pada awalnya hanya berupa tempat pemandian yang memanfaatkan sumber mata air alami. Air muncul dari bawah permukaan tanah dan kemudian dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan pemandian.

Seiring waktu, kawasan tersebut berkembang menjadi destinasi wisata. Perhutani bersama masyarakat, kelompok sadar wisata, dan pemerintah setempat kemudian mengembangkan area tersebut agar memiliki daya tarik wisata yang lebih kuat.

Pemkab Sumenep Siapkan Pengembangan Olbhek

Pemerintah Kecamatan Kangayan mendukung pengembangan Olbhek sebagai salah satu destinasi wisata unggulan daerah.

Nurullah mengatakan pemerintah kabupaten juga berencana memberikan dukungan pengembangan pada 2027. Salah satu rencana yang tengah disiapkan berupa pembangunan jembatan mangrove yang menghubungkan kawasan Olbhek dengan pantai.

“Kami selaku pemerintah kecamatan mendukung penuh, dan insyaallah di tahun 2027 kita juga mendapat dukungan dari pemerintah kabupaten untuk mengembangkan dan merenovasi tempat, termasuk nantinya akan dibuat jembatan mangrove dari area Olbhek menuju pantai,” ujarnya.

Rencana tersebut diharapkan dapat memperluas daya tarik Olbhek sekaligus menghubungkan wisata berbasis hutan dengan potensi pesisir yang dimiliki Kecamatan Kangayan.

Pengembangan kawasan juga dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar, terutama melalui sektor wisata, kuliner, kerajinan, dan usaha mikro.

Kangayan Bawa Produk UMKM Desa ke MNV 2026

Selain mempromosikan Olbhek, Kecamatan Kangayan membawa berbagai produk unggulan masyarakat dalam MNV 2026.

Produk tersebut berasal dari sembilan desa, yakni Desa Timur Jangjang, Batuputih, Jukong-jukong, Cangkaraman, Tembayangan, Torjek, Daandung, Kangayan, dan Saobi.

Nurullah menjelaskan produk yang dipamerkan berasal dari pelaku UMKM yang mendapat pembinaan dari Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) masing-masing desa.

“Produk UMKM yang saya bawa dari desa se-Kecamatan Kangayan adalah semua UMKM binaan TP PKK desa,” tuturnya.

Kehadiran Kangayan dalam MNV 2026 menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi kepulauan Sumenep kepada masyarakat lebih luas. Tidak hanya mengandalkan keindahan alam, Kangayan juga membawa produk masyarakat sebagai bagian dari potensi ekonomi lokal.

Dengan pengembangan wisata Olbhek dan penguatan UMKM desa, Kecamatan Kangayan berupaya menjadikan kekayaan alam dan kreativitas masyarakat sebagai penggerak ekonomi kawasan kepulauan.

FALIHMEDIA.com berkomitmen memberikan berita terkini, lugas dan akurat. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan mengikuti kami di: Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *