PAMEKASAN – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Dr. KH. Kholilurrahman memimpin langsung aksi bersih-bersih lingkungan dan perapian semak belukar di kawasan Taman Asri Kowel, Kelurahan Kowel, Jumat (10/7/2026) pagi. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Gerakan Indonesia Serentak yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto.
Gerakan itu berlangsung secara serentak di seluruh Indonesia. Sementara untuk tingkat Provinsi Jawa Timur, pemerintah memusatkan pelaksanaannya di Kota Malang.
Kholilurrahman menegaskan, gerakan tersebut tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Menurutnya, kegiatan bersama itu juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi antarlembaga.
“Gerakan ini berlangsung serentak secara nasional atas gagasan Presiden Prabowo.
Tujuannya bukan hanya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, tetapi juga mempererat silaturahmi antarinstansi,” ujar Kholilurrahman usai kegiatan.
Sekretaris Daerah Pamekasan Taufikurrachman turut mendampingi bupati dalam kegiatan tersebut. Sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, personel TNI dan Polri, jajaran Kementerian Agama, pelajar dari sekolah sekitar, serta berbagai instansi lainnya juga berpartisipasi.
Panitia mengawali rangkaian kegiatan dengan apel bersama dan olahraga bersama. Setelah itu, seluruh peserta melakukan penanaman pohon sebelum melanjutkan aksi membersihkan sampah dan merapikan kawasan Taman Asri Kowel.
Kholilurrahman menilai keterlibatan lintas instansi mampu memperkuat persatuan, menyamakan cara pandang, sekaligus membangun komitmen bersama untuk memajukan Kabupaten Pamekasan.
“Pelaksanaan gerakan ini melibatkan berbagai instansi agar kita memiliki kesatuan emosional dan kesamaan cara pandang dalam membangun Pamekasan ke depan. Silaturahmi ini bahkan lebih penting daripada kegiatan bersih-bersih itu sendiri,” katanya.
Ia juga meyakini semangat kebersamaan akan membantu pemerintah daerah menghadapi berbagai tantangan pembangunan, termasuk keterbatasan anggaran.
“Saya yakin dengan kebersamaan ini, berbagai kekurangan, termasuk minimnya anggaran, dapat kita atasi melalui kolaborasi semua pihak,” pungkasnya.














