PAMEKASAN – Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, para pedagang hewan kurban mulai membuka lapak di sejumlah titik strategis di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Mereka memanfaatkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap hewan kurban dengan berjualan di pinggir jalan utama.
Salah satu pedagang hewan kurban, Yoyok, membuka lapaknya di Desa Laden, Kecamatan Pamekasan, sejak satu bulan terakhir. Ia menawarkan berbagai jenis kambing kurban dengan harga bervariasi sesuai ukuran dan kondisi hewan.
Yoyok mengatakan, harga kambing kurban di lapaknya berkisar antara Rp2 juta hingga Rp4 juta per ekor. Menurutnya, sebagian besar pembeli berasal dari warga sekitar dan pelanggan lama, meski ada juga konsumen dari luar daerah.
“Kebanyakan pelanggan lama. Ada juga pembeli dari luar Pamekasan,” ujar Yoyok, Sabtu (16/5/2026).
Ia memastikan seluruh kambing yang dijual telah memenuhi syarat kurban, baik dari sisi usia maupun kondisi fisik hewan. Dengan begitu, pembeli tidak perlu khawatir mengenai kelayakan hewan kurban yang dipilih.
Selain melayani pembelian langsung di lokasi, Yoyok juga menyediakan layanan pemesanan melalui telepon dan WhatsApp. Layanan tersebut memudahkan calon pembeli memilih sekaligus menawar harga tanpa harus datang ke lapak.
Menurut Yoyok, peningkatan pembelian biasanya mulai terlihat beberapa hari menjelang Hari Raya Iduladha. Ia optimistis permintaan hewan kurban tahun ini akan meningkat dibandingkan hari biasa.
“Biasanya ramai pembeli saat mendekati Iduladha,” katanya.














