Hukrim  

Polri Ungkap Pergeseran Basis Judi Online Asia Tenggara ke Indonesia, 321 WNA Diamankan

Polri mengungkap jaringan judi online internasional di Hayam Wuruk Jakarta Barat
Petugas kepolisian menunjukkan lokasi pengungkapan jaringan judi online internasional di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat.

JAKARTA – National Central Bureau (NCB) Hubinter Polri mengungkap adanya pergeseran basis operasional judi online dan penipuan digital dari sejumlah negara Asia Tenggara ke Indonesia. Polri kini meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap jaringan kejahatan transnasional tersebut.
Sekretaris NCB Hubinter Polri, Brigjen Untung Widyatmoko, menyampaikan hal itu saat konferensi pers pengungkapan kasus judi online jaringan internasional di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, Sabtu (9/5/2026).

Dalam pengungkapan tersebut, aparat mengamankan sebanyak 321 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam aktivitas perjudian daring internasional.

Untung menjelaskan, selama ini jaringan judi online, love scam, dan investasi bodong berbasis digital banyak beroperasi di wilayah Indo-China seperti Myanmar, Kamboja, Laos, dan Vietnam. Namun, penertiban besar-besaran di negara-negara tersebut memicu perpindahan aktivitas ke Indonesia.
“Perkembangan saat ini menunjukkan pola pergeseran tindak pidana transnasional mulai mengarah ke Indonesia. Sebelumnya, basis operasi daring seperti scamming dan perjudian online banyak berada di kawasan Indo-China,” ujar Untung.
Menurut dia, aparat keamanan di sejumlah negara Asia Tenggara terus melakukan penindakan terhadap pusat-pusat operasi kejahatan siber yang selama ini menyasar korban lintas negara.
“Wilayah seperti Myanmar, Kamboja, Laos, dan Vietnam sebelumnya menjadi pusat perekrutan dan aktivitas tindak pidana daring dengan target korban internasional,” katanya.

Polri, lanjut Untung, telah memprediksi perpindahan jaringan tersebut ke Indonesia. Karena itu, aparat bergerak cepat melakukan pengungkapan di berbagai daerah.

Sejumlah wilayah yang telah menjadi lokasi penindakan antara lain Surabaya, Denpasar, Surakarta, Yogyakarta, Batam, Sukabumi, Bogor, hingga Jakarta.

“Hari ini kami mengungkap aktivitas judi online di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Dari luar gedung ini terlihat biasa saja, tetapi di dalamnya berlangsung aktivitas gambling online,” ungkapnya.
Untung menegaskan, ancaman judi online internasional tidak hanya menyasar masyarakat Indonesia, tetapi juga warga negara lain di berbagai negara.

“Jaringan ini memiliki target internasional, sehingga ancamannya bersifat lintas negara,” ujarnya.
Untuk memperkuat pengawasan, Polri juga berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Imigrasi guna mengantisipasi masuknya warga negara asing yang terindikasi memiliki keterlibatan dalam jaringan kejahatan digital internasional.
“Kami berkoordinasi dengan Imigrasi untuk memantau negara-negara yang masuk kategori subject of interest atau SOI, terutama yang memiliki rekam jejak dalam kejahatan siber transnasional,” jelas Untung.

Ia menyebut sejumlah wilayah seperti Sihanoukville, Mae Sot, Poipet, Myawaddy, dan Bavet sebelumnya dikenal sebagai pusat operasional server judi online dan scam digital di Asia Tenggara.

“Daerah-daerah itu sebelumnya menjadi lokasi server utama. Setelah ditertibkan, aktivitasnya mulai bergeser ke Indonesia,” pungkasnya.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *