SosBud  

Parade Musik Keroncong se-Jawa Timur 2025 di Sumenep Gaungkan Semangat Lestarikan Budaya Lokal

Penampilan orkes keroncong di Parade Musik Keroncong se-Jawa Timur 2025 di Bundaran Taman Adipura Sumenep
Suasana meriah Parade Musik Keroncong se-Jawa Timur 2025 di Bundaran Taman Adipura Sumenep dengan penampilan orkes keroncong dari berbagai daerah

SUMENEP – Suasana Bundaran Taman Adipura Sumenep pada Sabtu malam (8/11/2025) dipenuhi lantunan musik keroncong yang lembut dan merdu. Dalam rangkaian Calendar of Event Kabupaten Sumenep 2025, Komunitas Orang-Orang Penuh Inspirasi (KOPI) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Parade Musik Keroncong se-Jawa Timur.

Acara ini menjadi ajang berkumpulnya para penggemar, pemain, dan pemerhati musik keroncong dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur. Parade tersebut juga disiarkan langsung melalui kanal YouTube RRI Net Sumenep, sehingga masyarakat luas dapat ikut menikmati keindahan musik klasik Nusantara ini.

Alunan Cak dan Cuk (ukulele khas keroncong) berpadu dengan dentuman cello, contrabass, flute, dan biola menciptakan nuansa romantis dan lembut yang menjadi ciri khas musik keroncong. Suasana semakin semarak dengan penampilan dari berbagai kelompok musik yang membawa identitas budaya masing-masing daerah.

Baca juga: Pemkab Sumenep Gelar Haul Akbar dan Jamasan Keris, Bukti Dedikasi Melestarikan Budaya Leluhur

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pj. Sekda Kabupaten Sumenep, Raden Achmad Syahwan Efendi, didampingi tiga Asisten Setda serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hadir pula Ketua dan pengurus Paguyuban Artis Musik Keroncong Indonesia (PAMORI) Jawa Timur yang memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini.

Raden Achmad Syahwan Efendi menyampaikan apresiasinya kepada panitia dan PAMORI Jatim atas terselenggaranya acara ini di Kabupaten Sumenep.

“Musik keroncong adalah bagian dari budaya asli Indonesia. Meskipun memiliki unsur akulturasi dari Portugis, hanya di Indonesia musik ini berkembang pesat dengan berbagai jenis dan gaya. Kita harus terus melestarikan dan memperkenalkannya kepada generasi muda agar tidak punah,” ujarnya.

Sementara itu, Ferdiansyah Tetrajaya, SH, Ketua KOPI Sumenep sekaligus Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Sumenep, mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemkab Sumenep.

“Melalui parade ini, para seniman dan musisi keroncong dapat berkumpul, berkolaborasi, sekaligus memberikan edukasi interaktif kepada masyarakat agar lebih mengenal dan mencintai musik keroncong,” terang Ferdian.

Ketua Pelaksana kegiatan sekaligus Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Sumenep, Heru Santoso, menambahkan bahwa parade ini merupakan bagian penting dari rangkaian Calendar of Event Sumenep 2025, yang bertujuan melestarikan dan mengembangkan musik keroncong di kalangan masyarakat.

Baca juga: Wabup Sumenep Soroti Minimnya Generasi Penerus Jaran Serek di Tengah Modernisasi

“Yang menarik, peserta parade tidak hanya dari kalangan senior, tapi juga banyak generasi muda yang ikut memainkan musik khas Nusantara ini,” ujarnya.

Dalam parade tersebut, tampil 8 kelompok orkes keroncong dari berbagai daerah, antara lain dari Kabupaten Banyuwangi, Kota Blitar, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Jombang, tiga kelompok dari Kabupaten Sidoarjo, serta tuan rumah Orkes Keroncong KOPI Sumenep.

Acara ini sekaligus menjadi ruang kebanggaan bagi masyarakat Jawa Timur dalam memperkuat identitas budaya dan kearifan lokal melalui musik keroncong, serta menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap budaya Indonesia di tengah arus globalisasi.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *