FALIHMEDIA.COM | SUMENEP – Gempa bumi mengguncang wilayah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, khususnya di Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi, pada Selasa (30/9/2025). Hingga pukul 15.40 WIB, Rabu (1/10/2025) ratusan bangunan dilaporkan mengalami kerusakan dengan tingkat ringan hingga berat.
Menurut keterangan Arief Santoso, Responder Call Center (CC) 112 Diskominfo Sumenep, di Kecamatan Gayam tercatat 121 rumah terdampak, terdiri dari 40 rumah rusak ringan, 31 rusak sedang, dan 43 rusak berat. Selain itu, ada 8 bangunan lain yang masih dalam proses pendataan.
“Untuk fasilitas pendidikan, terdapat 7 sekolah rusak ringan dan 1 sekolah rusak berat. Sedangkan 7 masjid dan musala juga mengalami kerusakan ringan akibat gempa,” jelas Arief.
Tidak hanya itu, Puskesmas Gayam lantai dua juga mengalami kerusakan ringan akibat guncangan.
Selain Kecamatan Gayam, kerusakan bangunan juga dilaporkan di beberapa wilayah lain:
Kecamatan Nonggunong: 17 rumah, 2 masjid, 1 musala, dan 3 sekolah terdampak.
Kecamatan Talango: 1 rumah rusak.
Kecamatan Batang-Batang: 1 rumah rusak di Desa Banuaju Timur.
Lebih lanjut, gempa ini juga mengakibatkan 6 orang luka-luka, yang saat ini masih dalam perawatan di Puskesmas Gayam.
Proses pendataan terus dilakukan oleh tim CC112 bersama unsur gabungan. Pendataan dilakukan detail dengan menyertakan nama, alamat, foto, dan KTP untuk memastikan tingkat kerusakan secara akurat.














