SUMENEP – Upaya meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas terus diperluas oleh Satlantas Polres Sumenep melalui program “Polantas Menyapa” yang dilaksanakan dalam rangka Operasi Zebra Semeru 2025, Jumat malam (28/11/2025).
Pada agenda kali ini, Satlantas hadir di dua kegiatan berbeda yang melibatkan komunitas kreatif, insan media, pemerintah daerah, serta komunitas otomotif.
Kegiatan pertama berlangsung pada pembukaan Panggung Kreasi – Creative Movement: Ruang Ekspresi Tanpa Batas yang digelar oleh Jurnalis Sumenep Independen (JSI) di Jalan Dr. Sutomo No. 3, Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota Sumenep. Acara tersebut juga mendapatkan dukungan penuh dari Diskominfo Kabupaten Sumenep sebagai ruang edukasi publik dan wadah pengembangan kreativitas anak muda.
Dalam kesempatan tersebut, Satlantas menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas melalui pendekatan kreatif yang dikemas santai dan humanis, sehingga lebih mudah diterima oleh generasi muda.
Baca juga: Polres Sumenep Gandeng Ojek Online Jaga Kamtibmas Lewat Apel Sinergi di Kota Keris
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sumenep, Medy Kurniawan, SH, menyampaikan bahwa program Polantas Menyapa bukan sekadar kegiatan sosialisasi, melainkan strategi memperluas edukasi keselamatan lalu lintas melalui kolaborasi bersama komunitas jurnalis dan pelaku UMKM di Sumenep. Pendekatan kreatif ini dinilai efektif untuk menarik minat masyarakat, terutama generasi muda, agar lebih memahami aturan berlalu lintas serta pentingnya keselamatan di jalan.
“Operasi Zebra Semeru 2025 memiliki tujuan menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar. Melalui kegiatan Polantas Menyapa, kami mengajak masyarakat lebih peduli dan mematuhi aturan berlalu lintas,” jelasnya.
Kegiatan kolaboratif tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran publik sekaligus mendukung program nasional dalam mewujudkan budaya tertib berkendara di Sumenep.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Ninit Titis Dewiyani, S.E., menegaskan pentingnya kehadiran polisi lalu lintas di ruang publik untuk membangun budaya tertib berkendara.
“Ruang kreatif seperti ini sangat efektif untuk menyampaikan pesan keselamatan. Generasi muda memiliki peran besar dalam membentuk budaya disiplin berlalu lintas, dan kami ingin hadir langsung untuk mengajak mereka menjadi pelopor keselamatan,” tegasnya.
Usai kegiatan bersama JSI, Satlantas melanjutkan sosialisasi kepada Komunitas Star Club Mobil di Terminal Arya Wiraraja Sumenep. Pada pertemuan tersebut, anggota komunitas otomotif mendapatkan pemahaman teknis terkait aturan kecepatan, penggunaan sabuk pengaman, dan etika berkendara yang aman.
Baca juga: Operasi Zebra Candi 2025 Dimaksimalkan: Polda Jateng Perkuat Edukasi, Patroli, dan Teknologi untuk Kamseltibcar
AKP Ninit juga menilai komunitas otomotif menjadi elemen penting dalam penegakan budaya aman berlalu lintas.
“Komunitas otomotif memiliki pengaruh kuat di masyarakat. Jika mereka disiplin, pengguna jalan lain pasti akan mengikuti. Karena itu kami menyasar dua ruang berbeda—ruang kreatif dan ruang otomotif—agar edukasi menjangkau lebih luas,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib, menegaskan komitmen Satlantas Polres Sumenep untuk terus menghadirkan edukasi keselamatan melalui pendekatan kolaboratif, komunikasi humanis, dan pemberdayaan masyarakat, tidak hanya mengandalkan penindakan hukum.













