SUMENEP – Pelaksanaan Kursus Pembina Mahir Dasar (KMD) dan Kursus Pembina Mahir Lanjutan (KML) yang digelar di TMI Al-Amien Prenduan sejak 15 Mei 2026 resmi ditutup pada Rabu (20/5/2026) sore.
Kegiatan yang berlangsung selama beberapa hari tersebut sukses mencetak ratusan pembina Pramuka mahir di lingkungan Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan dan Kwartir Cabang (Kwarcab) Sumenep.
Wakil Ketua Pembinaan Orang Dewasa (Binamuda) Kwarcab Sumenep, Musleh Wahid, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan KMD dan KML 2026, mulai dari Pusdiklat Arya Wiraraja Kwarcab Sumenep, panitia TMI Al-Amien Prenduan, hingga seluruh peserta.
“Kita semua bersyukur pelaksanaan KMD dan KML tahun ini berjalan dengan sukses dan dapat menghasilkan para pembina handal,” ujarnya saat penutupan kegiatan.
Musleh yang juga bertindak sebagai Pimpinan Kursus KML berharap lulusan KMD dapat melanjutkan jenjang pelatihan ke KML. Ia juga mendorong peserta KML untuk terus meningkatkan kompetensi melalui Kursus Pelatih Pembina Mahir Tingkat Dasar (KPD) hingga Kursus Pelatih Lanjutan (KPL).
Menurutnya, kegiatan kepramukaan menjadi bagian penting dalam sistem pendidikan di TMI Al-Amien Prenduan.
“Jangan pernah berniat masuk TMI kalau tidak mau ikut kegiatan Pramuka, karena Pramuka menjadi kegiatan wajib. Bahkan kenapa kemudian kakak-kakak yang sekarang ikut KMD, karena itu menjadi syarat untuk menjadi pengurus ISMI,” katanya.
Baca juga: Ponpes Al-Amien Prenduan Gelar KMD dan KML Pramuka, Diikuti Ratusan Peserta
Musleh menjelaskan, pada tahun 2025 lalu sebanyak 12 pembina Pramuka TMI Al-Amien yang telah memiliki sertifikat KML mengikuti Kursus Pelatih Pembina Mahir Tingkat Dasar (KPD) yang diselenggarakan Kwarda Jawa Timur di Al-Amien Prenduan.
Prosesi penutupan kegiatan ditandai dengan penyerahan simbolis Tunggul Latihan dari Pinsus KMD, Maliji, kepada Kepala Pusdiklatcab Arya Wiraraja, Surahman. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyematan atribut mahir kepada peserta KMD dan KML.
Musleh menegaskan Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan terus menjadikan Pramuka sebagai kegiatan unggulan yang didukung penuh oleh lembaga. Bahkan, Al-Amien rutin mengirimkan delegasi dalam berbagai kegiatan kepramukaan hingga tingkat nasional.
“Saat ini di samping pesertanya banyak tidak hanya menggelar KMD namun juga menggelar KML dan ini merupakan kegiatan KML kedua setelah tahun lalu juga ditunjuk Kwarda Jatim menjadi tuan rumah KPD yang pesertanya nasional, bahkan ada yang dari Papua,” tandasnya.
Selain memiliki banyak pelatih yang tergabung dalam Pusdiklat Arya Wiraraja, sejumlah pembina Pramuka Al-Amien juga aktif menjadi pengurus di Kwarcab Sumenep. Bahkan, sebagian besar pelatih pada kegiatan KMD tahun ini berasal dari internal TMI Al-Amien sendiri.
Sementara itu, berdasarkan laporan yang dibacakan Wakil Ketua Pusdiklatcab Arya Wiraraja Kwarcab Sumenep, Maliji, seluruh peserta KMD dinyatakan lulus.
Sebanyak 263 peserta KMD berhasil menyelesaikan pelatihan dengan baik tanpa ada peserta yang tidak lulus. Sedangkan pada pelaksanaan KML, sebanyak 25 peserta dinyatakan lulus dan satu peserta dinyatakan tidak lulus.














