SAMPANG – Kecelakaan beruntun melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Raya Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Jumat (4/9/2026). Insiden tersebut melibatkan mobil pikap pengangkut daun tembakau, truk Fuso, dan dump truck.
Kecelakaan itu menyebabkan pengemudi pikap berinisial S (21) mengalami luka parah. Tangan kanannya putus akibat benturan keras dalam kecelakaan tersebut.
Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo mengatakan kecelakaan bermula ketika S mengemudikan pikap bernomor polisi M 8093 NB dari arah barat.
Pikap tersebut mengangkut hasil panen daun tembakau sekaligus tiga petani asal Kecamatan Camplong. Saat tiba di lokasi kejadian, S mencoba mendahului kendaraan di depannya.
Manuver tersebut membuat pikap masuk terlalu jauh ke jalur kanan. Pada waktu bersamaan, truk Fuso bernomor polisi K 9262 BT yang dikemudikan ZA (41), warga Kabupaten Rembang, melaju dari arah berlawanan.
Di belakang Fuso, dump truck bernomor polisi M 8408 UC yang dikemudikan R (45), warga Kabupaten Pamekasan, juga melaju dalam arah yang sama.
Jarak antarkendaraan yang sudah terlalu dekat membuat S tidak sempat menghindari tabrakan. Pikap langsung menghantam bagian depan truk Fuso. Sesaat kemudian, dump truck dari belakang turut menghantam pikap tersebut.
Pengemudi Pikap Terjepit, Tangan Kanan Putus
Benturan beruntun itu membuat bagian depan pikap ringsek parah. S juga terjepit di dalam kabin kendaraan.
Petugas menemukan kondisi S mengalami luka serius dengan tangan kanan putus. Bagian tubuh tersebut bahkan terpental ke badan jalan akibat kerasnya benturan.
Tiga petani yang berada di dalam pikap, yakni A (28), F (30), dan KY (45), juga mengalami luka pada sejumlah bagian tubuh.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera mengevakuasi seluruh korban. Petugas membawa mereka ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Polisi kemudian mengamankan ketiga kendaraan yang terlibat kecelakaan untuk kepentingan pemeriksaan dan penyelidikan.
Unit Laka Lantas Polres Sampang masih menangani kasus tersebut. Polisi melakukan pemeriksaan terhadap para pengemudi dan mengumpulkan keterangan serta bukti untuk mengetahui secara pasti rangkaian kecelakaan.
Kecelakaan ini sekaligus menjadi pengingat bagi pengendara agar lebih berhati-hati saat melakukan manuver mendahului, terutama di jalur yang mempertemukan arus kendaraan dari dua arah
















