Wisata  

Sumber Air Gedor Banyuwangi Jadi Wisata Edukasi, Mata Air Bersejarah Sejak Era Belanda

Sumber Air Gedor Banyuwangi wisata edukasi mata air bersejarah di kaki Gunung Ijen
Kawasan Sumber Air Gedor di Desa Gombengsari, Banyuwangi, menjadi wisata edukasi sekaligus sumber air bersejarah sejak masa kolonial Belanda.

BANYUWANGI – Kabupaten Banyuwangi memiliki ratusan sumber mata air yang tersebar di berbagai wilayah. Salah satu yang paling tua dan bersejarah yakni Sumber Air Gedor di Desa Gombengsari, Kecamatan Kalipuro, yang berada di kawasan kaki Gunung Ijen.
Selama puluhan tahun, sumber air tersebut menjadi salah satu pemasok utama kebutuhan air bersih masyarakat Kota Banyuwangi melalui layanan PUDAM Banyuwangi. Pemerintah kolonial Belanda membangun fasilitas sumber air itu pada 1926 dan mulai mengoperasikannya pada 1927.
Kini, kawasan Sumber Air Gedor tidak hanya berfungsi sebagai penyedia air bersih, tetapi juga berkembang menjadi kawasan wisata edukasi dan cagar budaya di Banyuwangi.
PUDAM Banyuwangi Jaga Kemurnian Air Sumber Gedor
Kawasan Sumber Air Gedor berada di tengah hutan dengan pepohonan rindang yang menciptakan suasana sejuk dan alami. Lokasinya berada di lereng Gunung Ijen dan tidak jauh dari permukiman warga sekitar.
PUDAM Banyuwangi menjaga kawasan tersebut secara ketat untuk mempertahankan kualitas air tetap jernih dan bersih. Pengelola menerapkan sistem tertutup dalam proses distribusi air agar kemurniannya tetap terjaga hingga sampai ke rumah warga.
Meski usianya hampir satu abad, Sumber Air Gedor tetap mengalir sepanjang tahun dan tidak pernah mengalami kekeringan. Kandungan mineral di dalam airnya juga dikenal baik untuk kesehatan tubuh.
Direktur Utama PUDAM Banyuwangi, Abdurrahman, mengatakan hasil uji laboratorium menunjukkan air dari Sumber Gedor memiliki kandungan mineral yang baik.
“Airnya kaya mineral sehingga menyehatkan tubuh. Hasil uji laboratorium dari Labkesda juga membuktikan kualitas air tersebut sangat baik,” ujar Abdurrahman, Kamis (14/5/2026).
Jadi Sarana Edukasi Lingkungan bagi Pelajar
PUDAM Banyuwangi mulai membuka kawasan Sumber Air Gedor sebagai wisata edukasi bagi pelajar dan masyarakat umum. Melalui program tersebut, pengunjung dapat melihat langsung proses pengelolaan air dari sumber alami hingga tersalurkan ke rumah-rumah warga.
Para siswa juga dapat mempelajari pentingnya menjaga sumber mata air dan lingkungan sekitar sejak dini.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mendukung pengembangan wisata edukasi di kawasan tersebut karena memiliki nilai sejarah sekaligus fungsi lingkungan yang penting.
“Saya mendukung PUDAM mengenalkan kawasan ini kepada pelajar dan masyarakat. Ini menjadi pesan penting bagi generasi muda agar menjaga sumber mata air dan lingkungan di sekitarnya,” kata Ipuk saat meninjau kawasan Sumber Gedor.
Selain mempelajari pengelolaan air bersih, pengunjung juga dapat mengenal berbagai jenis vegetasi yang tumbuh di sekitar kawasan sumber air. Area tersebut dipenuhi beragam tanaman seperti pohon keluwek, jambu, kemiri, dan tanaman hutan lainnya yang membuat suasana semakin asri.
Wisata edukasi Sumber Air Gedor diharapkan menjadi alternatif destinasi berbasis lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konservasi sumber daya air di Banyuwangi.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *