SUMENEP – Komandan Kodim 0827/Sumenep, Letkol Arm Bendi Wibisono, SE, M.Han, memimpin langsung prosesi peletakan batu pertama pembangunan gerai, pergudangan, dan fasilitas pendukung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Desa Pangarangan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, pada Jumat (17/10/2025).
Acara ini merupakan bagian dari kegiatan nasional yang dilakukan serentak melalui sambungan virtual, dengan target pembangunan 80 ribu gerai koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia. Mengusung tema “Bangun Koperasi Desa, Indonesia Jaya”, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat perekonomian masyarakat desa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten II Pemkab Sumenep, Wakapolres Sumenep, Kadis Koperasi UMKM Perindag Moh. Ramli, Kadis DMPD Anwar Syahroni, serta unsur Forkopimka Kecamatan Kota dan instansi terkait lainnya.
Letkol Arm Bendi Wibisono menyampaikan bahwa pembangunan gerai koperasi Merah Putih ditargetkan rampung dalam waktu tiga bulan, sehingga pada Februari 2026 diharapkan sudah bisa beroperasi penuh.
“Pembangunan gerai koperasi ini merupakan langkah awal untuk memperkuat ekonomi desa. Targetnya, Februari 2026 semua sudah siap beroperasi,” ujar Dandim Bendi Wibisono.
Program pembangunan koperasi ini mendapat dukungan dari pemerintah pusat melalui PT Agrinas Pangan Nasional, yang bekerja sama dengan koperasi lokal dan didampingi Satgas TNI.
Bendi menambahkan, saat ini ada enam gerai koperasi yang sedang dibangun di wilayah Sumenep, dan ke depan jumlahnya akan bertambah menjadi 334 gerai di seluruh kabupaten Sumenep.
Menurutnya, Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa, dengan menggandeng pelaku UMKM serta memanfaatkan hasil bumi lokal.
“Koperasi ini akan menjadi pusat perputaran ekonomi desa. Masyarakat bisa menitipkan hasil bumi, sekaligus berbelanja kebutuhan di koperasi tersebut. Dengan begitu, uang berputar di desa sendiri,” jelasnya.
Selain itu, TNI juga berperan aktif dalam pengawasan pembangunan agar proyek berjalan sesuai dengan rencana.
“Jika koperasi berjalan baik, maka ekonomi desa tumbuh, dan dampaknya akan terasa hingga tingkat nasional,” pungkas Letkol Arm Bendi Wibisono.














