SUMENEP — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0827/Sumenep memasuki tahap pembuatan pondasi bawah tembok penahan tanah (TPT) atau plesengan di Dusun Karang, Desa Mandala, Kecamatan Rubaru.
Satgas TMMD mempercepat pembangunan sebagai respons atas kondisi tembok lama yang rusak parah akibat terkikis air hujan hingga menyebabkan sebagian dinding longsor. Plesengan tersebut menjadi akses vital yang setiap hari dilalui masyarakat setempat.
Anggota Satgas TMMD ke-127, Serda Aldo Wahyu, menjelaskan bahwa sebelum pembangunan dimulai, personel TNI bersama warga menggali tanah sedalam satu meter dengan lebar 90 sentimeter sebagai dasar pondasi agar konstruksi lebih kokoh.
“Kondisinya sebelumnya cukup parah. Jika tidak segera diperbaiki, sangat berisiko bagi masyarakat. Karena itu kami bersama warga membangun kembali plesengan ini agar lebih kuat dan aman,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).
Ia menambahkan pengerjaan plesengan ditargetkan selesai paling lambat satu bulan. Menurutnya, keterlibatan warga sangat tinggi dan menunjukkan semangat gotong royong yang kuat.
“Antusiasme warga sangat baik. Mereka terlibat langsung sehingga pekerjaan terasa lebih ringan dan cepat,” katanya.
Tokoh masyarakat Desa Mandala, Zainul, menilai kondisi tembok pembatas tanah sebelumnya memprihatinkan karena sering terkikis air dan mengganggu akses jalan warga.
“Keluhan utama masyarakat di sini adalah jalan yang rusak. Kami berharap jalan ini bisa nyaman dilalui, termasuk plesengan yang sedang diperbaiki,” ujarnya.
Ia juga mengakui kehadiran Satgas TMMD sangat membantu proses pembangunan.
“Dengan adanya bapak-bapak TNI, pekerjaan menjadi lebih ringan. Kami berharap setelah diperbaiki tidak ada lagi longsor dan jalan bisa digunakan dengan aman,” kata Zainul.
Melalui program TMMD ke-127 ini, masyarakat berharap akses jalan dan tembok penahan tanah di wilayah tersebut menjadi lebih baik sehingga warga tidak lagi khawatir saat melintas, terutama saat musim hujan.













