SUMENEP – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Dungkek menggelar kegiatan kokurikuler berupa aksi berbagi takjil kepada masyarakat pada Rabu (11/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah untuk menyemarakkan bulan suci Ramadan sekaligus menanamkan nilai kepedulian sosial kepada para siswa.
Program tersebut juga selaras dengan dimensi profil lulusan dalam pembelajaran mendalam yang menekankan peningkatan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sikap empati terhadap sesama, kolaborasi, serta kemandirian siswa.
Sekolah membagikan takjil di tiga titik berbeda di wilayah Kecamatan Dungkek. Para siswa dari setiap jenjang kelas turun langsung ke masyarakat dengan didampingi para guru.
Siswa kelas VII bersama guru pendamping membagikan takjil di depan SMPN 1 Dungkek. Sementara siswa kelas VIII melaksanakan pembagian di depan Kantor Kecamatan Dungkek. Adapun siswa kelas IX menyalurkan takjil di depan Kantor Balai Desa Lapa Laok.
Pelaksana Tugas Kepala SMPN 1 Dungkek, Hosen, S.Pd., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembelajaran kokurikuler yang memberikan pengalaman langsung kepada siswa untuk terjun ke masyarakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa sekolah tidak hanya fokus pada kegiatan akademik di kelas, tetapi juga mendorong siswa untuk berkontribusi secara sosial.
“Kami berharap siswa mengikuti kegiatan ini dengan penuh tanggung jawab sebagai wujud nyata bahwa sekolah juga aktif berkontribusi kepada masyarakat,” ujarnya.
Ketua koordinator kegiatan, Wiwik Handayani, S.Pd., mengajak seluruh warga sekolah untuk berperan aktif menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia bersama tim koordinator yang terdiri dari Imrona Wahyurini, S.Pd., Nurrosida, S.Psi., Horna Tatik H.N., S.Pd., dan Khusnul Khotimah, S.Pd. mengatur jalannya kegiatan hingga berjalan lancar.
Berkat partisipasi para wali kelas dan guru, panitia berhasil mengumpulkan 258 bungkus nasi yang kemudian dibagikan kepada masyarakat di tiga lokasi tersebut.
Kegiatan berbagi takjil ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran langsung bagi siswa, tetapi juga mempererat hubungan antara sekolah dan masyarakat sekitar.
Pihak sekolah berharap kegiatan kokurikuler semacam ini dapat terus berkembang setiap tahun, baik dari segi kualitas maupun jumlah takjil yang dibagikan.
Melalui kegiatan tersebut, nilai religius, kepedulian sosial, dan semangat kebersamaan di kalangan siswa diharapkan semakin kuat.










