SUMENEP – Jami’atul Hadrah (JH) Muta’allimin dari Kecamatan Kalianget sukses meraih juara pertama sekaligus menyabet gelar juara umum Festival Hadrah Klasik Sumenep 2026 Piala Bupati Sumenep.
JH Muta’allimin memastikan gelar tersebut setelah tampil sebagai yang terbaik dalam babak final yang berlangsung di GOR A. Yani Pangligur, Kabupaten Sumenep, Kamis (27/8/2026) malam.
Babak final menjadi bagian dari rangkaian Madura Culture Festival 2026. Sebanyak enam grup hadrah terbaik hasil seleksi penyisihan virtual tampil untuk memperebutkan posisi tertinggi dalam kompetisi seni hadrah klasik tingkat Kabupaten Sumenep.
Panitia menetapkan enam grup yang lolos ke babak final berdasarkan hasil penilaian pada tahap penyisihan. Keenam grup tersebut yakni JH Muta’allimin dari Kalianget, JH Sirojul Munir dari Ganding, JH Nurul Hidayah dari Lenteng, JH Darus Saadah dari Lenteng, JH Nurul Jadid dari Gapura, serta Jamiyatul Islamiyah dari Batang-Batang.
JH Muta’allimin akhirnya menempati peringkat pertama sekaligus membawa pulang Piala Bupati Sumenep 2026.
Ketua JH Muta’allimin Kalianget, Achmad Zaini, mengungkapkan rasa syukur atas prestasi yang diraih timnya. Ia menilai kemenangan tersebut lahir dari kerja keras, kekompakan, latihan intensif, dan dukungan berbagai pihak.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas hasil yang diraih JH Muta’allimin Kalianget. Ini merupakan buah dari kerja keras, kekompakan, latihan, serta dukungan dari semua pihak,” ujar Achmad Zaini.
Ia juga mengapresiasi seluruh peserta yang tampil pada babak final. Menurutnya, setiap grup telah memberikan penampilan terbaik dalam kompetisi tersebut.
Achmad mengatakan gelar juara umum akan menjadi tambahan motivasi bagi JH Muta’allimin untuk terus meningkatkan kualitas penampilan. Ia berharap keberhasilan tersebut juga dapat mendorong generasi muda untuk mengenal dan mencintai seni hadrah klasik.
“Kami berharap prestasi ini dapat menjadi penyemangat bagi generasi muda untuk terus mencintai dan melestarikan seni hadrah klasik,” katanya.
Ajang Pelestarian Seni Hadrah Klasik
Festival Hadrah Klasik Sumenep 2026 tidak hanya menghadirkan kompetisi antarkelompok. Ajang tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberadaan seni hadrah klasik di tengah perkembangan seni dan budaya yang semakin beragam.
Panitia membuka proses kompetisi melalui tahap penyisihan virtual. Para peserta mengirimkan rekaman video penampilan untuk dinilai oleh tim juri.
Dari proses tersebut, panitia memilih enam grup terbaik untuk melanjutkan perjuangan ke babak final di GOR A. Yani Pangligur Sumenep.
Dengan hasil akhir tersebut, JH Muta’allimin Kalianget resmi menjadi juara umum Festival Hadrah Klasik Sumenep 2026 dan berhak membawa pulang Piala Bupati Sumenep sebagai grup dengan peringkat tertinggi dalam kompetisi tahun ini.
















