FALIHMEDIA.COM | SUMENEP – Tradisi unik bernama selamatan sepeda motor kini semakin populer di berbagai daerah di Indonesia, terutama di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Tradisi ini dilakukan oleh pemilik sepeda motor baru sebagai bentuk rasa syukur dan permohonan keselamatan saat berkendara, Sabtu ( 20/7/2025) malam
Ritual ini biasanya dilakukan sesaat setelah pembelian sepeda motor, serta diberi air kembang. Pemilik sepeda motor bersama keluarganya juga mengadakan tasyakuran sederhana, mengundang tetangga, dan menyantap makanan bersama seperti nasi
Menurut tokoh budaya lokal di Lenteng, Bapak Zubaidi, tradisi ini merupakan percampuran antara budaya Jawa dan nilai-nilai spiritual.
“Ini bukan sekadar adat, tapi bentuk ikhtiar agar terhindar dari marabahaya di jalan,” ujarnya.
Meski terdengar sederhana, tradisi ini memiliki nilai sosial tinggi. Selain mengandung harapan keselamatan, selamatan motor juga menjadi ajang silaturahmi dan solidaritas antarwarga.
Di era modern ini, tradisi seperti ini menjadi bentuk adaptasi budaya terhadap perkembangan teknologi dan gaya hidup,” paparnya.
Menariknya, beberapa bengkel dan showroom motor kini juga menyediakan paket “selamatan motor” sebagai bagian dari layanan pelanggan mereka.
Tradisi selamatan sepeda motor ini memperlihatkan betapa budaya Indonesia mampu beradaptasi tanpa kehilangan identitasnya. Sebuah warisan baru yang tak hanya unik, tapi juga penuh makna.









