Modal Nekat Hijrah ke Giligenting, Pak Buhari Asal Bilapora Sukses Jualan Telur dan Rempah-Rempah

Ekonomi68 Views
Pak Buhari bersama Mak Sum melayani pembeli di Pasar Tangsi Pukul 04.30 WIB
(Dok) Pak Buhari bersama Mak Sum melayani pembeli di Pasar Tangsi Pukul 04.30 WIB

FALIHMEDIA.COM | GALIS – Bermodalkan tekat dan modal minim, Pak Buhari (50) tahun bersama istrinya Mak Sum (45) tahun asal Bilapora sukses berjualan telur ayam dan rempah-rempah.

Bermodal sekitar Rp. 20 juta, Pak Buhari bersama istri bisa bangun tempat sendiri di Pasar Tangsi Dusun Julung Daja, Desa Galis, Kecamatan Giligenting.

Pak Buhari mengatakan bahwa ia bersama istri sudah sekitar 14 tahun hijrah dari Bilapora ke Giligenting dengan berjualan telur dan rempah-rempah.

“Insya Allah saya jualan telur dan rempah-rempah disini sejak tahun 2010, dan sudah diizinin untuk membuat tempat sediri dari Kepala Desa waktu itu,” kata pak Buhari kepada Falihmedia.com. Selasa (31/1/2023).

Untuk bahannya sendiri, jelas Pak Buhari tetap di datangkan dari daratan.

“Untuk telur saya datangkan langsung dari kandang peternak untuk mengirit modal, sementara untuk rempah-rempah kadang dari pasar anom sumenep kadang dari bilapora,” jelasnya.

Menurut Pak Buhari, bahan tersebut tidak datang setiap hari, karna harus menunggu stok habis.

“Untuk belanjanya sendiri kadang 2 sampai 3 hari, tidak menentu tergantung dari banyaknya pembeli, sementara untuk rempah-rempah hampir setiap hari,” ujarnya.

Biasanya setelah shalat subuh, lanjut Pak Buhari kami sudah siap-siap mengeluarkan telur dan rempah-rempah keteras untuk dijual.

“Karna di pasar tangsi ini pasar pagi jadi kami sudah buka sejak pukul 04.30 sampai pukul 07.00 WIB,” lanjutnya.

Pak Buhari mengaku untuk omset perbulan kurang lebih Rp. 45 juta bisa di dapat hanya berjualan sekitar 4 jam perhari.

“Pendapatan perharinya tidak menentu, tapi paling banyak biasanya ketika angin sehingga pemancing tidak melaut, baru masyarakat banyak yang beli telur untuk lauk,” pungkasnya.

Di ketahui, Pak Buhari bersama Mak Sum tidak hanya melayani pembeli di jam pasar, mereka juga melayani pembeli hingga malam hari tergantung adanya bahan dagangan. (Sulioni/Team).

DAPATKAN UPDATE BERITA LAINNYA DI

Ikuti Falih Media di Google News

Comment