FALIHMEDIA.COM | SUMENEP – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumenep resmi membentuk Agen Pemulihan Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) di Desa Aengbaja Kenek, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep.
Langkah ini merupakan upaya nyata untuk mengatasi penyalahgunaan narkoba di tingkat masyarakat.
Acara Pembentukan Agen Pemulihan IBM
Kegiatan pembentukan Agen Pemulihan IBM digelar di Pendopo Balai Desa Aengbaja Kenek. Acara tersebut dihadiri oleh:
Sub Koordinator Rehabilitasi BNN Kabupaten Sumenep, Drs. Satrawi Joyo, S., M.H beserta staf,
Camat Bluto, Ir. Bambang Karyanto, M.Si,
Danramil 0827/04 Bluto, Kapt. Inf. Handi Tri Pranowo,
Kapolsek Bluto yang diwakili oleh Bhabinkamtibmas Bripka Mahdum,
Kepala Desa Aengbaja Kenek, Matsin, bersama perangkat desa, BPD, dan calon Agen Pemulihan IBM.
Harapan Kepala Desa Aengbaja Kenek
Dalam sambutannya, Kepala Desa Aengbaja Kenek, Matsin, mengucapkan terima kasih atas kehadiran BNN Kabupaten Sumenep dan Forkopimka Bluto.
“Semoga dengan terbentuknya Agen Pemulihan IBM ini, masyarakat bisa mendapatkan manfaat yang nyata. Kami berharap langkah ini dapat meminimalkan dan mencegah penyalahgunaan narkoba di desa kami,” ujarnya, Rabu (29/5/2024).
Dukungan dari Camat Bluto
Sementara itu, Camat Bluto, Ir. Bambang Karyanto, M.Si, menyampaikan dukungan penuh atas pembentukan agen tersebut.
“Kami menyambut baik langkah BNN Sumenep ini. Semoga Agen Pemulihan IBM dapat berperan aktif membantu masyarakat dengan pendekatan yang humanis dan tetap sesuai prosedur,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa kehadiran agen pemulihan ini diharapkan mampu memberikan pendekatan yang lebih luas dan menyeluruh dalam upaya pencegahan serta penanggulangan penyalahgunaan narkoba di Kecamatan Bluto.
“Semoga langkah BNN Sumenep ini bisa memberikan dampak positif dan menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba, khususnya di Desa Aengbaja Kenek,” imbuhnya.
BNN Sumenep Dorong Desa Bersinar (Bersih Narkoba)
Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Rehabilitasi BNN Kabupaten Sumenep, Drs. Satrawi Joyo, S., M.H, menjelaskan bahwa pembentukan Agen Pemulihan IBM ini sebaiknya dilandasi dengan niat ibadah.
“Kalau diniatkan ibadah, Insya Allah Kabupaten Sumenep bisa menjadi daerah bersinar — bersih dari narkoba,” ujarnya.
Satrawi menegaskan pentingnya kerja keras dan kesabaran dalam menjalankan program ini.
“Kita perlu kerja ekstra dan sabar agar masyarakat semakin sadar akan bahaya penyalahgunaan narkoba. Sosialisasi harus terus ditingkatkan,” tambahnya.
Dua Desa di Kecamatan Bluto Dapat Rekomendasi
Satrawi juga mengungkapkan bahwa di Kecamatan Bluto terdapat dua desa yang direkomendasikan untuk pembentukan Agen Pemulihan IBM, yaitu Desa Aengbaja Kenek dan Desa Bungbungan.
“Masing-masing desa akan memiliki lima orang agen pemulihan yang diangkat langsung oleh kepala desa,” tandasnya.
Pembentukan Agen Pemulihan IBM oleh BNN Kabupaten Sumenep menjadi langkah strategis dalam pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba di tingkat desa.
Program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat, aman, dan bebas dari narkoba, khususnya di wilayah Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep.














