Putin Tak Siap Akhiri Perang, Hanya Setuju Hentikan Serangan ke Infrastruktur Energi

(Foto 1) Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky saat berbicara dalam konferensi pers terkait situasi terbaru dengan Rusia. (Sumber: Reuters) (Foto 2) Polisi Turki saat melakukan penggerebekan di rumah Wali Kota Istanbul, Ekrem Imamoglu. (Sumber: Anadolu Agency) (Foto 3) Donald Trump dalam acara resmi di Gedung Putih, setelah memecat dua pejabat Partai Demokrat dari FTC. (Sumber: Getty Images)
(Foto 1) Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky saat berbicara dalam konferensi pers terkait situasi terbaru dengan Rusia. (Sumber: Reuters) (Foto 2) Polisi Turki saat melakukan penggerebekan di rumah Wali Kota Istanbul, Ekrem Imamoglu. (Sumber: Anadolu Agency) (Foto 3) Donald Trump dalam acara resmi di Gedung Putih, setelah memecat dua pejabat Partai Demokrat dari FTC. (Sumber: Getty Images)

FALIHMEDIA.COM | JAKARTA – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menanggapi sikap Presiden Rusia Vladimir Putin yang menolak gencatan senjata sepenuhnya dengan Kyiv, tetapi setuju untuk menghentikan serangan terhadap infrastruktur energi. Zelensky menilai hal ini menunjukkan bahwa Putin tidak siap untuk benar-benar mengakhiri perang.

Dalam pernyataannya yang dikutip AFP, Rabu (19/3/2025), Zelensky mengatakan bahwa Ukraina pada dasarnya mendukung proposal gencatan senjata terhadap infrastruktur energi yang diajukan oleh Amerika Serikat dan juga didukung oleh Rusia. Namun, ia menegaskan bahwa penghentian serangan terhadap infrastruktur saja tidak cukup untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung sejak 2022.

Pernyataan Zelensky ini disampaikan setelah percakapan telepon yang dilakukan oleh Putin dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Selain konflik Rusia-Ukraina, dunia internasional juga dikejutkan oleh beberapa peristiwa besar lainnya:

1. Penahanan Wali Kota Istanbul, Ekrem Imamoglu
Kepolisian Turki menggerebek rumah Ekrem Imamoglu, Wali Kota Istanbul, pada Rabu (19/3/2025). Imamoglu ditahan atas dugaan kasus korupsi, sebuah tindakan yang dikecam oleh oposisi sebagai bentuk “kudeta politik.” Imamoglu merupakan rival utama Presiden Recep Tayyip Erdogan dan disebut sebagai kandidat kuat dalam Pilpres Turki 2028.

2. Donald Trump Pecat Pejabat FTC dari Partai Demokrat
Presiden AS, Donald Trump, memecat dua pejabat Partai Demokrat dari Komisi Perdagangan Federal (FTC). Langkah ini dinilai sebagai upaya Trump untuk mengisi badan regulasi tersebut dengan loyalis Partai Republik.

3. Ketegangan di Jalur Gaza
Pemerintah AS menyalahkan Hamas atas dimulainya kembali pertempuran di Jalur Gaza dan menegaskan dukungannya kepada Israel. Washington menyatakan akan terus mendukung langkah-langkah Israel dalam merespons konflik yang sedang berlangsung.

  Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber falihmedia.com

DAPATKAN UPDATE BERITA LAINNYA DI

google news icon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *