Peringkat 10 Vaksinasi Se-Kabupaten Sumenep, Kecamatan Giligenting Gelar Rakor dan Musrenbangcam

News, Sumenep80 Views

FALIHMEDIA.COM | GILIGENTING – Pemerintah Kecamatan Giligenting menggelar rapat koordinasi (Rakor) dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbangcam) tahun 2022, bertempat di Pendopo Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep. Selasa (8/2/2022) kemarin.

Acara rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Camat Giligenting, Abd. Said, S.Sos.I, M.Si bersama Staff, Kapolsek Giligenting AKP Agus Karyadi Prihanto bersama anggota, WS. Danramil Giligenting Serma Triyanto bersama anggota, Kepala Puskesmas Giligenting Adi Mulyono, S.Kep.Ns, Kepala Desa se-kecamatan Giligenting bersama Ketua PKK, Ketua BPD se- Kecamatan Giligenting, Pendamping Desa se- Kecamatan Giligenting, Kepala Sekolah se-Kecamatan Giligenting, Toga, Tomas dan Toda.

Camat Giligenting, Abd. Said, S.Sos.I, M.Si mengucapkan terimakasih kepada seluruh undangan yang hadir, dan semua undangan harus saling mendukung serta membangun Sinergitas dengan semua pihak, dengan mengutamakan hal-hal yang dianggap sangat penting terutama kegiatan percepatan Vaksinasi Covid-19.

“Dalam rangka turut serta menyukseskan program vaksinasi, kita harus saling mendukung, baik di tingkat desa, sekolah dengan usia dari 6 sampai 11 tahun serta pihak terkait,” kata Camat Giligenting, Abd. Said Hasan, S.Sos.I, M.Si dalam sambutannya.

Abd. Said juga menghimbau agar tetap waspada terhadap penyebaran Covid-19 varian baru Omicron, dengan mematuhi prokes.

“Untuk para Kades yang baru dilantik maupun Kades yang sudah menjabat sebelumnya, tetap waspada terkait penyebaran Covid-19 varian baru,” himbaunya.

Terkait APBDES Tahun 2022, Abd. Said meminta agar disesuaikan dengan kebutuhan serta aturan yang ada.

“Penggunan anggaran desa agar disesuai dengan aturan, terutama terkait anggaran Covid-19,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Giligenting AKP Agus Karyadi Prihanto, berharap agar para Kades Se-Kecamatan Giligenting, setiap permasalahan masyarakat yang ada di Desa, diharapkan bisa diselesaikan secara Restorative Justice.

“Agar situasi Kamtibmas tetap kondusif kami mengharap dukungan dan kerjasama dari seluruh pihak masyarakat khususnya dalam upaya menciptakan situasi Kamtibmas tetap kondusif terutama situasi saat ini terutama kegiatan Vaksinasi dan penyebaran Covid-19 varian Omicron,” jelasnya.

Pemberlakuan terkait PPKM kata AKP Agus agar supaya setiap Kades mempersiapkan untuk mengantisipasi dengan cara mengikuti protokoler kesehatan, serta aturan-aturan PPKM itu sendiri.

“Untuk saat ini, terkait ijin keramaian sampai saat ini belum bisa dikeluarkan,” tegasnya.

Selain itu, Danramil Giligenting, Serma Triyanto mengucapkan terima kasih kepada Pak Camat dan Forpimka, beserta Kades Se-kecamatan Giligenting, berikut Toga, Tomas, serta masyarakat yg selama ini turut serta menjaga siskamtibmas tetap kondusif.

“Terima kasih kepada para Kades Se-kecamatan giligenting yang sudah membantu penuh program pemerintah terkait percepatan Vaksinasi Covid-19 dimana saat ini rangking kecamatan giligenting berada di nomor 10 se-Kabupaten Sumenep,” ujarnya.

Serma Triyanto juga menghimbau agar setiap kegiatan di tingkat Sekolah, tingkat Desa, maupun Kecamatan tetap menerapkan Prokes yang ada.

“Saya ingatkan kembali, agar kita semua tetap mematuhi protokol kesehatan guna untuk ikhtiar kita dari penyebaran covid-19 varian baru,” tandasnya.

Pada kesempatan itu pula, Kepala Puskesmas Giligenting Adi Mulyono, S.Kep.Ns, berharap para undangan yang hadir saling mengingatkan dari unsur masyarakat dan semua yang hadir, supaya tetap menerapkan Prokes terutama penggunaan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan lain sebagainya.

“Diharapkan kerjasama dan dukungan dari semua pihak, serta lapisan masyarakat agar tetap waspada terkait penyebaran Covid-19 varian OMICRON yang berasal dari Negara Afrika, dengan menerapkan 5-M,” harapnya.

Adi Mulyono juga meminta agar pihak-pihak yang hadir, tetap mendukung program pemerintah terkait Vaksinasi Dosis-1 dan Dosis-2 serta Dosis ke 3.

“Untuk percepatan Vaksin usia 6 sampai 11 tahun akan dilaksanakan sosialisasi di setiap sekolah-sekolah yang ada, dan diharap para Kepala Sekolah serta para hadirin supaya ikut membantu dan mendukung terkait program dimaksud,” pungkasnya.

DAPATKAN UPDATE BERITA LAINNYA DI

Ikuti Falih Media di Google News

Comment