FALIHMEDIA.COM – Dalam dunia kesehatan ibu menyusui, daun katuk (Sauropus androgynus) sudah lama dikenal sebagai tanaman herbal yang dapat membantu memperlancar produksi air susu ibu (ASI). Meski tampilannya sederhana, daun hijau ini menyimpan segudang manfaat yang belum banyak diketahui masyarakat.
Menurut sejumlah penelitian, daun katuk mengandung laktagogum, senyawa aktif yang merangsang produksi ASI secara alami. Kandungan fitokimia seperti steroid, polifenol, dan alkaloid di dalamnya juga berperan dalam meningkatkan hormon prolaktin dan oksitosin, dua hormon penting dalam proses menyusui.
Menariknya, konsumsi daun katuk secara rutin tidak hanya meningkatkan volume ASI, tetapi juga memperkaya kualitasnya. Ibu menyusui yang mengonsumsi olahan daun katuk melaporkan ASI menjadi lebih kental dan bergizi, membantu pertumbuhan bayi lebih optimal.
Daun katuk bisa diolah menjadi sayur bening, tumisan, hingga dijadikan jus. Selain rasanya lezat, khasiatnya pun terbukti manjur. Banyak bidan dan tenaga kesehatan merekomendasikan daun katuk sebagai solusi alami untuk ibu menyusui yang mengalami kesulitan memproduksi ASI.
Dengan berbagai manfaatnya, tak heran jika daun katuk kini mulai dijadikan bahan utama dalam suplemen herbal untuk ibu menyusui.