FALIHMEDIA.COM | JAKARTA – Dugaan perselingkuhan mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dengan selebgram Lisa Mariana masih menjadi sorotan publik. Kali ini, selebgram Ayu Aulia turut angkat bicara dan mengungkap beberapa kejanggalan terkait klaim Lisa Mariana.
Dalam pernyataannya yang dikutip dari kanal YouTube Mantra News pada Minggu (30/3/2025), Ayu mengungkap fakta bahwa dirinya telah lama mengenal Lisa dan bahkan pernah menemani selebgram itu menjalani pemeriksaan kandungan di rumah sakit pada September 2021. Saat itu, usia kandungan Lisa sudah menginjak 4 bulan.
“Saya dulu dekat dengan Lisa. Dia pernah bilang hamil, dan saya mengantarnya USG pada bulan September 2021. Saat itu kandungannya sudah 4 bulan,” ujar Ayu Aulia.
Ayu kemudian menyebut bahwa anak Lisa lahir pada Januari 2022. Namun, Lisa sendiri mengaku bertemu dengan Ridwan Kamil pada Juni 2022, yang membuat Ayu merasa ada ketidaksesuaian dalam klaim Lisa.
“Anaknya lahir Januari, sementara Lisa bilang bertemu Pak Ridwan Kamil di bulan Juni. Silakan simpulkan sendiri,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ayu menilai Lisa Mariana terlalu melebih-lebihkan cerita yang disampaikannya ke publik agar tampak dramatis. Ia bahkan menyarankan agar dilakukan tes DNA guna membuktikan kebenaran klaim Lisa.
Lisa Mariana mengungkap bahwa ia sempat ditawari uang dalam jumlah besar dari pihak yang diduga terkait dengan Ridwan Kamil untuk membersihkan nama mantan Gubernur Jawa Barat itu.
Dalam unggahan Instagram Story-nya pada Jumat (28/3/2025), Lisa membagikan tangkapan layar pesan yang berisi tawaran uang agar dirinya menarik pernyataannya.
“Lisa, sudahi semua. Kamu mau uang, bersihkan nama Pak RK ya, tolong kasihan dengan dia,” bunyi pesan yang dikutip dari akun @lisamarianaaa.
Lisa pun menolak tawaran tersebut dan bersikeras bahwa ia tidak berbohong. Bahkan, dalam pesan lainnya, pihak tersebut kembali menawarkan uang lebih besar.
“15 menit dari sekarang saya transfer 500 juta jika kamu mau bekerja sama membersihkan nama Bapak. Kita jangan umbar hal-hal sensitif lagi. Setelah berita itu mereda, saya serahkan Rp 2 miliar lagi,” demikian isi pesan yang diterima Lisa.
Namun, Lisa bersikeras bahwa dirinya hanya meminta hak anaknya dan menegaskan bahwa ia tidak bermaksud memeras siapa pun.