FALIHMEDIACOM | SUMENEP – Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan perayaan Idulfitri 1 Syawal 1446 Hijriah sebagai momentum memperkuat kebersamaan dan toleransi sosial.
Dalam acara Gema Takbir Idulfitri yang berlangsung di Pendopo Agung Keraton Sumenep pada Minggu (30/03/2024) malam, Wabup menegaskan bahwa Idulfitri bukan sekadar momen perayaan, tetapi juga sarana meningkatkan ketakwaan serta mempererat hubungan sosial.
“Hari Raya Idulfitri 1446 H yang kita rayakan serentak pada Senin, 31 Maret 2025, adalah kesempatan untuk memperkuat silaturahmi, menjaga kerukunan, dan merawat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkap Wabup.
Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat Kabupaten Sumenep untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan dengan mempererat hubungan kekeluargaan, terutama dalam suasana Idulfitri yang penuh makna.
“Mari jadikan Idulfitri ini sebagai ajang saling memaafkan dan memperkokoh persatuan, sehingga perayaan berlangsung dengan aman, damai, dan kondusif,” tambahnya.
Pemerintah resmi menetapkan Idulfitri 1 Syawal 1446 Hijriah jatuh pada Senin, 31 Maret 2025, setelah menggelar sidang isbat bersama sejumlah organisasi Islam seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.
Di akhir acara, Wakil Bupati Sumenep menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat atas nama pribadi, keluarga, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Sumenep.
“Selamat Hari Raya Idulfitri 1446 H. Semoga kita menjadi pribadi yang lebih baik dan dapat menikmati kebersamaan dengan keluarga dalam suasana penuh kebahagiaan,” pungkasnya.