FALIHMEDIA.COM | SUMENEP – Menjelang Idul Fitri 1446 Hijriyah, harga kelapa di Sumenep mengalami kenaikan signifikan. Berdasarkan pantauan di Pasar Tradisional Anom Baru, harga kelapa kini mencapai Rp 20 ribu per butir, naik dari sebelumnya Rp 17 ribu per butir.
Seorang pedagang kelapa di pasar Anom Sumenep, Masno, mengungkapkan bahwa kenaikan harga dipicu oleh tingginya permintaan ekspor serta kebutuhan dalam negeri yang meningkat.
“Selain harga naik, pasokan kelapa juga semakin sulit ditemukan,” jelasnya pada Senin (24/3/2025).
Namun, di tengah kenaikan harga, daya beli masyarakat justru mengalami penurunan. Masno mengaku bahwa biasanya selama Ramadan, penjualan kelapanya meningkat drastis.
“Biasanya, dalam sehari bisa terjual 100 butir atau lebih. Sekarang, satu keranjang pun belum tentu habis,” keluhnya.
Kenaikan harga kelapa yang mencapai 50 persen ini turut dipengaruhi oleh tingginya permintaan menjelang Lebaran, mengingat banyak hidangan khas yang membutuhkan santan sebagai bahan utama.
Response (1)