Dua CJH Cadangan Sumenep Gagal Berangkat


FALIHMEDIA.COM | SUMENEP – Calon jemaah haji (CJH) cadangan asal Sumenep diberangkatkan Selasa (6/6/2023) kemarin. Dari 167 jemaah yang masuk daftar pemberangkatan melalui kloter 36, dua orang gagal berangkat.

Awalnya jumlah CJH cadangan asal Sumenep yang masuk kloter 36 sebanyak 167 orang. Namun, seorang di antara mereka sakit. CJH cadangan yang sakit itu berencana berangkat menunaikan ibadah haji dengan suaminya. Karena sakit parah dan butuh pengobatan serius, maka suaminya juga mengundurkan diri.

Sebagaimana dilansir Falihmedia.com, Kamis (8/6/2023) dari laman Radarmadura.jawapos.com, berikut pernyataan Plt Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah. Dengan demikian, pasangan suami istri terkait tidak dapat berangkat tahun ini. Pasangan suami istri itu berasal dari Kecamatan Lenteng.

“Sesuai hasil pemeriksaan dokter, perlu perawatan sampai dua bulan. Jadi, tidak bisa kami tunggu,” jelas Plt Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Sumenep Muh. Rifa’i Hasyim.

CJH cadangan asal Sumenep yang masuk kloter 36 berangkat ke Surabaya pada Selasa (6/6) pukul 03.00. Mereka tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya pada pukul 08.00. Pemberangkatan CJH kloter 36 menuju Arab Saudi pada Rabu (7/6) pukul 02.30.

Kloter 36 ini merupakan kelompok terakhir dari pemberangkatan gelombang pertama. Khususnya, yang diberangkatkan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Jawa Timur (Jatim).

“Pemberangkatan kloter selanjutnya sudah masuk gelombang dua,” ungkapnya.

Perbedaan antara pemberangkatan gelombang 1 dan 2 dari sisi rute. Kloter yang masuk bagian gelombang 1 mampir ke Kota Madinah terlebih dahulu sebelum bergeser ke Makkah.

“Kalau gelombang dua, setelah tiba di Arab Saudi langsung ke Makkah. Baru setelah itu, pulangnya mampir ke Madinah,” jelasnya.

Rifa’i menyampaikan, CJH Sumenep kloter 7 dan 8 yang tiba lebih dulu di Madinah sudah bergerak ke Makkah, Senin (5/6). Mereka dipastikan telah mulai melaksanakan ibadah umrah rukun.

Kondisi CJH asal Sumenep, baik cadangan maupun reguler yang sudah tiba lebih dulu, terpantau sehat. Meski, ada beberapa sebagian jemaah yang sempat kurang enak badan. Namun, itu tidak sampai parah.

Sebelumnya, ada jemaah kloter 7 yang gagal berangkat karena sakit. Tapi, karena beberapa waktu kemudian pulih, maka diberangkatkan melalui kloter 21 Bojonegoro.

“Jemaah yang lain belum ada laporan sakit sampai dirujuk ke rumah sakit. Khususnya, jemaah yang sudah ada di Arab Saudi,” pungkasnya. (bus, luq, Imammo/Red/Falih Media)

DAPATKAN UPDATE BERITA LAINNYA DI

Ikuti Falih Media di Google News

Comment