FALIHMEDIA.COM | CIREBON – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cirebon turut serta dalam pengamanan arus mudik Lebaran 1446 H/2025 dengan menempatkan petugas di sejumlah posko pengamanan bersama kepolisian.
Kepala Dishub Kabupaten Cirebon, Hilman Firmansyah, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengerahkan Tim Urai yang bertugas berpatroli untuk mengurai kepadatan lalu lintas di jalur tol Cipali dan jalan arteri Pantura. Selain itu, tim juga fokus menertibkan parkir liar di kawasan Tegal Karang, Kecamatan Palimanan, yang berpotensi menyebabkan kemacetan dan kecelakaan.
“Kami sudah menertibkan parkir liar di sepanjang Tegal Karang karena sebelumnya parkir kendaraan mencapai dua baris, yang sangat mengkhawatirkan. Kami imbau agar parkir hanya satu baris untuk mengurangi potensi kemacetan,” jelasnya, Sabtu (29/3/2025).
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa rekapan data arus lalu lintas angkutan Lebaran 2025 menunjukkan kepadatan kendaraan tertinggi terjadi pada H-3 atau 28 Maret 2025, dengan total 70.906 kendaraan. Sedangkan sejak H-7 Lebaran, 24-27 Maret 2025, rata-rata volume kendaraan mencapai 68.000 per hari.
Hilman juga menyebut bahwa arus mudik tahun ini terpantau relatif aman, meskipun terdapat beberapa kecelakaan tunggal, seperti kendaraan menabrak median jalan dan insiden melibatkan sepeda motor. Ia mengimbau pemudik untuk selalu berhati-hati, menghindari kebut-kebutan, dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Selain itu, ia juga meminta warga Kabupaten Cirebon agar menghormati pemudik dengan tetap tertib berlalu lintas, terutama saat U-turn ditutup.
“Kami mengajak masyarakat untuk disiplin. Jangan melawan arus saat U-turn ditutup, agar tidak membahayakan diri sendiri maupun pemudik,” tegasnya.
Response (1)