Pacu Daya Saing Inovasi Tiap OPD Hingga Kecamatan dengan Menggelar Bimtek

News, Sumenep65 Views

FALIHMEDIA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus melakukan berbagai inovasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal, tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Puskesmas hingga Kecamatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, dipacu daya saing inovasi.

Inovasi-inovasi tersebut tersebar di semua OPD, Puskesmas dan Kecamatan yang ada di lingkungan Kota Keris ini.

Salah satu langkah untuk meningkatkan daya saing inovasi, pemerintah daerah melalui Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Bimtek.

Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, Yayak Nurwahyudi melalui Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan, Hilmi mengatakan, sesuai komitmen Bupati, pemerintah daerah agar terus beradaptasi terhadap perubahan dengan harapan, bisa berlari kencang dan bersaing dengan daerah lain, baik secara regional maupun nasional.

Sesuai data yang ada, pada 2020 Kabupaten Sumenep mendapat predikat Kabupaten Terinovatif dari Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) atas akselerasi dan prestasi yang cemerlang dalam meningkatkan inovasi daerah.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan inovasi program yang ada di sejumlah OPD hingga tingkat kecamatan,” katanya, Rabu (07/06/2023) kemarin.

Yayak menegaskan, penghargaan yang diperoleh beberapa tahun lalu itu menjadi motivasi agar Kabupaten Sumenep untuk terus mempertahankannya. Beberapa kebijakan dalam optimalisasi inovasi daerah adalah satu OPD satu inovasi, dukungan anggaran, lomba inovasi di berbagai kategori dan bimbingan teknis inovasi daerah.

Untuk itu, Bappeda menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengisian Indeks Inovasi Daerah dan Penghargaan Inovatif Government Award dengan peserta Puskesmas dan OPD di lingkungan Pemkab Sumenep.

“Bimtek yang kami gelar sejak 05 hingga 07 Juni ini, salah satu tujuannya untuk terus meningkatkan inovasi di masing-masing OPD, Puskesmas dan Kecamatan,” ungkapnya.

Ia berharap, dengan adanya Bimtek tersebut, para pimpinan OPD nantinya dapat menelorkan kebijakan sesuai kebutuhan masyarakat. Sebab, maksimalisasi pelayanan kepada masyarakat harus diimbangi dengan melihat kondisi riil kebutuhan. Kebijakan daerah tetap harus mengacu pada kepentingan masyarakat secara umum.

“Harapan kami, pelayanan bagus tetap berada di tingkat yang paling tinggi. Mari kita bersama-sama membangun Kabupaten Sumenep dengan program yang tidak monoton, tapi inovatif,” harapnya. (Nita, Fer/Red/Falih Media)

DAPATKAN UPDATE BERITA LAINNYA DI

Ikuti Falih Media di Google News

Comment