Ikhtiar Mudah Bisa Hamil dengan Terapi Hujan Menurut Alquran

Budaya, SosBud158 Views

FalihMedia – Setiap Pasangan Suami Istri (Pasutri) pasti mendambakan lahirnya seorang bayi dalam kehidupan rumah tangga mereka. Namun, terkadang meskipun sudah menikah bertahun-tahun Allah SWT belum mengaruniakan buah hati untuk melengkapi kebahagiannya.

Berbagai ikhtiar sudah dilakukan agar cepat hamil. Namun, apakah pernah mencoba dengan terapi hujan. Karna dengan terapi ini hanya memanfaatkan air hujan ketika hujan turun.

Sebagaimana firman Allah SWT:

Artinya : Maka aku katakan kepada mereka: Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai (QS. Nuh : 10-12).

Ayat di atas menjelaskan, bahwa dianjurkan agar banyak beristigfar dan mengambil manfaat dari hujan, yakni dengan cara mandi hujan dan minum air hujan. Mengapa demikikan?. Pasalnya, manusia adalah makhluk organik yang tercipta dari tanah dan tanah akan subur dengan air hujan. Dianjurkan pula kepada kaum muslimin yang sulit memiliki keturunan untuk mandi hujan dan minum air hujan.

Selain itu, alangkah baiknya saat hujan Anda memperbanyak berdoa, termasuk berdoa meminta keturunan karena di situlah waktu yang mustajab.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

Artinya : Carilah doa yang mustajab pada tiga keadaan, bertemunya dua pasukan, menjelang salat dilaksanakan, dan saat hujan turun (Dikeluarkan oleh Imam Syafi’i dalam Al Umm dan Al Baihaqi dalam Al Ma’rifah dari Makhul secara mursal).

Begitu pula dalam hadis dari Sahl bin Sa’d, beliau berkata bahwa Rasulullah bersabda:

Artinya : Dua doa yang tidak akan ditolak, doa ketika azan dan doa ketika turunnya hujan (HR. Al Hakim dan Al Baihaqi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadis ini hasan).

Maka dari itu, setelah mengetahui firman Allah dan sabda Rasulullah, tentunya semakin yakin dengan terapi hujan ini.

Berikut ikhtiar mudah bisa hamil dengan terapi hujan menurut Al Quran:

Berdoa memohon keberkahan dan penuh harap kepada yang Maha Kuasa.

Sediakan wadah untuk menampung air hujan (Siapkan wadah yang memiliki permukaan lebar atau besar).

Mandi hujan dilakukan setelah 15 sampai 30 menit dari hujan pertama turun ke tanah.

Simpan wadah di tempat yang terbuka dan lumayan tinggi, agar tidak terkena cipratan air hujan dari tempat lain.

Jika sudah merasa cukup dan mulai terasa dingin, segeralah berhenti.

Air yang sudah ditampung, bisa langsung diminum bersama pasangan.

Umat muslim, perlu di ingat bahwa cara apapun itu di kembalikan lagi kepada Allah SWT. Sebagai umat muslim yang beriman, hanya bisa berusaha (berikhtiar) dan berdoa, selebihnya Allah yang menentukan.

Doa minum air hujan agar cepat hamil
Sebenarnya dari segi kesehatan yang diketahui sampai saat ini Air Hujan tidak disarankan untuk di minum, termasuk minum air hujan untuk program hamil (promil).

Sebab air hujan yang merupakan hasil kondensasi (pemadatan) dari uap air dan turun menjadi air hujan yang bersih dan murni. Walaupun air hujan awalnya sangat bersih dan murni, namun dapat terkontaminasi dengan berbagai polusi dan debu saat jatuh dari langit. Terlebih lagi didaerah perkotaan dengan polusi tinggi, seperti Jakarta.

Akan tetapi pada dasarnya kemurnian air hujan telah dipercaya sejak lama dapat membantu program hamil, dan telah banyak yang membuktikanya. Terelebih lagi jika di kombinakasikan dengan menjaga kesehatan pasangan dan pola hubungan yang baik.

Hal ini mungkin saja terjadi, terlebih lagi kita sudah tahu tentang metode ruqyah penyembuhan berbagai penyakit dengan air yang dibacakan doa. Dan kekuatan doa merupakan salah satu metode penyembuhan yang baik.

Sebenarnya ada cara pengobatan dengan air hujan ini diajarkan oleh Rasulullah Muhammad SAW kepada para sahabat.

Beriktu langkah-langkahnya:

Tampung air hujan lalu ambil seperlunya. Kira-kira cukup untuk minum selama tujuh hari.

Air hujan dibacakan Surat Al Fatihah, Surat Al Ikhlas, Surat Al Falaq, Surat An Nas, dan Ayat Kursi. Masing-masing surat dibaca sebanyak 70 kali.

Air hujan tersebut diminum selama tujuh hari setiap pagi dan sore.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Al Qalyubi dalam kitab An Nawadir.

Artinya : Diriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda di hadapan para sahabatnya, ‘Diajarkan kepadaku oleh Malaikat Jibril tentang satu obat yang tidak memerlukan kepada obat yang lain dan tidak pula membutuhkan kepada para tabib.’ Kemudian Abu Bakar, Umar, Usman, dan Ali bertanya, ‘Apa itu wahai Rasulullah? Sesungguhnya kami sangat membutuhkan obat itu?’ Kemudian Rasulullah SAW berkata, ‘Ambillah secukupnya dari air hujan, lalu bacakanlah Surat Al Fatihah, Surat Al Ikhlas, Surat Al Falaq, Surat An Nas dan Ayat Kursi. Masing-masing dibaca 70 kali, dan diminum pada pagi dan petang selama tujuh hari. Demi Dzat yang mengutusku dengan benar sebagai seorang nabi, sesungguhnya Malaikat Jibril telah menyatakan kepadaku, ‘Barangsiapa yang meminum air ini, niscaya Allah akan menghilangkan semua penyakit yang ada dalam tubuhnya dan menyembuhkan dari segala penyakit yang ada. Dan barangsiapa yang memberi air itu untuk istrinya dan tidur bersama istrinya, niscaya istrinya akan hamil dengan izin Allah SWT.

DAPATKAN UPDATE BERITA LAINNYA DI

Ikuti Falih Media di Google News

Comment